Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Friday, December 16, 2016

HACKER REMAJA YANG MENGHEBOHKAN DUNIA MAYA

1. RYAN CLEARY & JAKE DAVIS (PEMBOBOL CIA & PENTAGON)

Ryan Cleary & Jake Davis (Pembobol CIA & Pentagon)
Pada tahun 2011, dua orang remaja Inggris menjadi perhatian luas dari publik. Mereka adalah Ryan Cleary yang saat itu baru berusia 20 tahun serta Jake Davis yang baru berumur 19 tahun.

Keduanya melancarkan aksi serangan ke website papan atas. Termasuk website CIA, Pentagon, Sony dan Nintendo yang sempat mengalami gangguan akibat serangan tersebut. 

Yang menghebohkan, mereka juga berhasil membobol website media ternama Inggris, The Sun. Headline The Sun mereka ganti yang mengabarkan berita hoax bahwa pemilik media itu, Rupert Murdoch, meninggal dunia.

Jake dan Ryan adalah anggota Lulszec, sebuah kelompok hacker yang kerap melakukan serangan ke lembaga terkenal secara sporadis. Mereka sempat menantang otoritas untuk menemukan dan melakukan penangkapan.

Kepolisian Inggris Scotland Yard dan FBI bekerja sama untuk memburu keduanya. Akhirnya, keduanya berhasil ditangkap dan sudah dijatuhi hukuman. Cleary diganjar 32 bulan penjara dan Davis dua tahun penjara.

2. DJ STOLEN (PENCURI LAGU PENYANYI TERKENAL)

DJ Stolen (Pencuri Lagu Penyanyi Terkenal)
Tahun 2011 lalu, seorang hacker yang menamakan dirinya DJ Stolen sempat menjadi pemberitaan besar. Dia yang kala itu masih berusia 18 tahun menjebol komputer personal para penyanyi terkenal.

Dia pun berhasil mencuri lagu Lady Gaga, Kesha, Leona Lewis, Justin Timberlake, dan Mariah Carey yang belum dirilis ke publik. Kemudian lagu itu dijual di internet.

Dia bahkan berhasil mencuri foto mesum dari komputer Kesha. Sang hacker berhasil ditangkap di pengadilan dan dijatuhi hukuman.

Pengadilan kota Duisburg, Jerman, menilai bahwa sang remaja hanya berniat unjuk gigi dan tidak punya motif kriminal. Namun dia tetap dihukum penjara selama 18 bulan dan juga harus menjalani terapi kecanduan internet.

3. NICHOLAS ALLEGRA (PEMBOBOL IPHONE)

Nicholas Allegra
Tahun 2011, Nicholas Allegra yang kala itu adalah seorang remaja 19 tahun, berhasil membobol sistem coding Apple dan mengeksploitasinya. Sehingga memungkinkan user menginstall aplikasi apapun tanpa batasan.

Nicholas pun merilis kode yang dinamakan JailBreakMe yang memungkinkan user terbebas dari batasan yang dilakukan Apple di iPhone dan iPad.

Praktek yang disebut sebagai jailbreak itu sempat meresahkan Apple. Sebanyak 1,4 juta user sempat memakai software temyan Nicholas.

Meski mengesalkan Apple, aksi Nicholas mendapat pujian dari beberapa pihak. Seperti dari Charlie Miller, mantan analis di National Security Agency (NSA).

"Saya kira tidak ada yang bisa melakukan hal itu dalam waktu tahunan. Dia sungguh bikin aku takjub," kata Miller.

Kabar terbaru, dia direkrut oleh Google.

4. GEORGE HOTZ (PEMBOBOL PLAYSTATION 3)

George Hotz (Pembobol Playstation 3)
George Hotz memang bukan remaja sembarangan. Dia pernah membobol proteksi iPhone pada di 2007. Kala itu, usianya baru 17 tahun.

Tidak puas, hacker tersebut juga menembus sistem keamanan PlayStation 3 hingga membuat pihak Sony bak kebakaran jenggot. Bahkan mengajukan tuntuan hukum.

Akibat ulah GeoHotz, banyak gamer PlayStation 3 (PS3) yang menggunakan software ilegal untuk mengakses PlayStation Network

Sony Computer Entertainment America (SCEA) akhirnya mengumumkan penyelesaian gugatan yang diajukan kepada sang hacker bernama GeoHotz di pengadilan San Francisco, California.

Sebagai bagian dari perjanjian, pihak Sony sepakat untuk mengentikan tuntutan kepada GeoHotz. Imbasnya, sang hacker pun dilarang 'mengoprek' produk-produk Sony seumur hidupnya.

Kepintarannya sempat membuatnya dipekerjakan Facebook. Tapi belakangan ia keluar dan memilih bekerja di sebuah start up yang didanai penyanyi Lady Gaga.

5. WHANG ZHENGYANG (MEMBOBOL TOKO ONLINE)


Whang Zhengyang

Ketika anak seusianya sibuk main game atau kelayapan, tak demikian dengan bocah usia 13 tahun bernama Whang Zhengyang ini. Dia dijuluki anak ajaib karena mampu melakukan pembobolan sistem komputer. Ya, Whang adalah seorang hacker.

Whang yang berasal dari China ini memang sudah melakukan beberapa aksi hack mencengangkan untuk anak seusianya. Dia dilaporkan pernah membobol sistem komputer di sekolahnya untuk mencari jawaban pekerjaan rumah.

Kemudian, Whang juga pernah menjebol sebuah toko online, lalu menurunkan harga barang di situ. Dari yang semula 2500 yuan menjadi hanya 1 yuan.

Untungnya dia tidak bermaksud buruk dan tidak membeli barang tersebut. Dia langsung menghubungi pihak toko untuk memberitahu celah keamanan yang ditemukannya.

Whang pun didapuk menjadi pembicara di 2014 Chinese Internet Security Conference di Beijing. Dia menyatakan akan menggunakan kepintarannya itu untuk tujuan baik, bukan merusak. Membobol sistem komputer sekolah dilakukannya untuk mencari kelemahan.

"Anda memang harus menyerang terlebih dahulu untuk menemukan kelemahan sebuah website. Aku pikir mereka yang suka melakukan hack untuk meraih keuntungan adalah sesuatu yang tidak bermoral," katanya.

sumber : fudfact

Thursday, December 15, 2016

Yahoo Ungkap Aksi Peretasan Besar-besaran, Sebanyak 1 Miliar Data Pengguna Dicuri Hacker

Hasil gambar untuk yahoo
Yahoo benar-benar menjadi bulan-bulanan para hacker. Pada bulan September lalu, mereka mengumumkan adanya aksi peretasan yang menyebabkan terjadinya pencurian 500 ribu data penggunanya. Dan kini, mereka kembali mengumumkan hal serupa, bahkan dengan jumlah data yang tercuri jauh lebih banyak. Mencapai angka 1 miliar. Yahoo dalam rilis resminya mengungkapkan, aksi peretasan ini berlangsung pada tahun 2013. Mereka pun menuduh kalau aksi peretasan ini dilakukan oleh hacker yang sama dengan penyerangan yang mengakibatkan 500 ribu data pengguna Yahoo beralih tangan. Dalam pernyataannya, Yahoo mengaakan kalau terdapat pihak ketiga yang telah melakukan akses ilegal terhadap lebih dari 1 miliar data penggunanya. Hacker tersebut pun berhasil memperoleh kombinasi data milik para pengguna Yahoo. Mulai dari nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, password yang terproteksi, dan dalam beberapa kasus juga muncul pertanyaan keamanan sekaligus jawabannya. Kabar baiknya, data berupa kartu kredit atau nomor rekening tidak dicuri karena tersimpan pada sistem berbeda. Pihak Yahoo masih belum mengetahui sosok hacker yang berhasil memporak-porandakan sistem keamanannya tersebut. Sebagai langkah antisipasi, Yahoo pun telah mengirimkan notifikasi kepada para pengguna layanan emailnya agar melakukan penggantian password. Yahoo menjanjikan kalau mereka akan terus memperbaiki sistem keamanannya sehingga hal seperti ini tidak terulang. Selain itu, mereka juga berusaha untuk mengajukan penegakan hukum terkait insiden tersebut.