Wednesday, January 23, 2019

LUMPACOM Sub: Gerak Obligasi RI & Rupiah Sejalan, Saat Pasar Saham Koreksi - CNBC Indonesia

LUMPACOM Sub
 
Gerak Obligasi RI & Rupiah Sejalan, Saat Pasar Saham Koreksi - CNBC Indonesia
Jan 23rd 2019, 12:29, by Royan Angga Isthofa

 

Kenaikkan harga surat utang negara (SUN) tersebut tak senada dengan koreksi yang terjadi di pasar surat utang pemerintah negara berkembang yang lain.  

Data Refinitiv menunjukkanmenguatnya harga SUN itu tercermin dari empat seri acuan (benchmark) yang sekaligus menurunkan tingkat imbal hasilnya (yield).  

Pergerakan harga dan yield obligasi saling bertolak belakang di pasar sekunder. Yield juga lebih umum dijadikan acuan transaksi obligasi dibanding harga karena mencerminkan kupon, tenor, dan risiko dalam satu angka. 

SUN adalah surat berharga negara (SBN) konvensional rupiah yang perdagangannya paling ramai di pasar domestik, sehingga dapat mencerminkan kondisi pasar obligasi secara umum. 

Keempat seri yang menjadi acuan itu adalah FR0077 bertenor 5 tahun, FR0078 bertenor 10 tahun, FR0068 bertenor 15 tahun, dan FR0079 bertenor 20 tahun. 

Seri yang paling menguat adalah FR0068 bertenor 15 tahun, dengan penurunan yield 3,7 basis poin (bps) menjadi 8,5%. Besaran 100 bps setara dengan 1%.  

Seri lain yaitu 5 tahun, 10 tahun, dan 20 tahun juga kompak menguat dengan penurunan yield menjadi 7,99%, 8,07%, dan 8,52%. 

Penguatan terjadi bersamaan dengan kenaikan rupiah meskipun pasar saham masih terkoreksi.

Yield Obligasi Negara Acuan 23 Jan 2019

SeriJatuh tempoYield 22 Jan 2019 (%)Yield 23 Jan 2019 (%)Selisih (basis poin)Yield wajar IBPA 23 Jan'19
FR00775 tahun8.0027.99-1.207.9336
FR007810 tahun8.0978.079-1.808.0235
FR006815 tahun8.5428.505-3.708.4602
FR007920 tahun8.5538.529-2.408.4868
Avg movement-2.27
Sumber: Refinitiv  

Apresiasi pasar obligasi pemerintah hari ini tercermin pada harga obligasi wajarnya, di mana indeks INDOBeX Government Total Return milik PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI/IBPA) masih menguat.  

Indeks tersebut naik 0,17 poin (0,08%) menjadi 235,92 dari posisi kemarin 235,74. Apresiasi SBN hari ini juga membuat selisih (spread) obligasi rupiah pemerintah tenor 10 tahun dengan surat utang pemerintah AS (US Treasury) tenor serupa mencapai 529bps, menyempit dari posisi kemarin 534 bps.  

Yield US Treasury 10 tahun naik hingga 2,78% dari posisi kemarin 2,75%.

Yield US Treasury Acuan 23 Jan 2019

SeriBenchmarkYield 22 Jan 2019 (%)Yield 23 Jan 2019 (%)Selisih (Inversi)Satuan Inversi
UST BILL 20193 Bulan2.4012.4463 bulan-5 tahun-14.8
UST 20202 Tahun2.5772.62 tahun-5 tahun0.6
UST 20213 Tahun2.5552.583 tahun-5 tahun-1.4
UST 20235 Tahun2.5692.5943 bulan-10 tahun-31.1
UST 202810 Tahun2.7322.7572 tahun-10 tahun-15.7
Sumber: Refinitiv 

Saat ini, selisih (spread) US Treasury seri 2 tahun-5 tahun kembali terbalik (inversi), diikuti oleh selisih 2 tahun-10 tahun yang menyempit menjadi -15 bps dari -18 bps akhir pekan lalu. 

Terkait dengan porsi investor di pasar SBN, saat ini investor asing menggenggam Rp 904,41 triliun SBN, atau 37,43% dari total beredar Rp 2.416 triliun berdasarkan data per 18 Januari 2019.  

Angka kepemilikannya masih positif Rp 11,16 triliun dibanding posisi akhir Desember Rp 893,25 triliun, tetapi persentasenya masih turun dari 37,71% pada periode yang sama. 

Penguatan di pasar surat utang hari ini juga terjadi yang terjadi di pasar valas.  

Nilai tukar garuda menguat 0,25% menjadi Rp 14.125 di hadapan tiap dolar AS. 

Pelemahan dolar AS tidak seiring dengan naiknya nilai mata uang dolar AS di depan mata uang utama negara lain, yaitu Dollar Index yang menguat 0,02%. 

Di sisi merah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,27% menjadi 6.451 hingga sore ini, setelah berfluktuasi hebat sepanjang hari. 

Dari pasar surat utang negara berkembang, mayoritas melemah seperti yang dialami Brasil, China, India, Malaysia, dan Afsel. 

Di negara maju, penguatan dialami pasar bund di Jerman saja. 

Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Negara Maju & Berkembang

NegaraYield 22 Jan 2019 (%)Yield 23 Jan 2019 (%)Selisih (basis poin)
Brasil9.049.139.00
China3.133.1481.80
Jerman0.240.238-0.20
Perancis0.6450.6450.00
Inggris1.3251.3361.10
India7.5697.5770.80
Italia2.7512.760.90
Jepang0.0010.0070.60
Malaysia4.0664.0740.80
Filipina6.4586.455-0.30
Rusia8.288.26-2.00
Singapura2.2252.224-0.10
Thailand2.472.44-3.00
Turki15.3515.3-5.00
Amerika Serikat2.7322.7572.50
Afrika Selatan8.868.871.00
Sumber: Refinitiv  

TIM RISET CNBC INDONESIA (irv/hps)

Let's block ads! (Why?)

http://bit.ly/2B0HOQ3 from De Blog Have Fun http://bit.ly/2TgsBRW

LumpaCom - Informasi Tiada Henti

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

No comments:

Post a Comment